Selamat datang.

Saat ini anda berkunjung di http://sdnbratan3.com

Senin, 31 Desember 2012

Tahun 2012, Ini yang Bikin Indonesia "Wow"

|
 
 Timotheos Samartzidis Ilsutrasi tata surya tertua dengan bintang induk bernama HIP 11952 atau "Sannatana" dan dua planet gas raksasa

Apa yang membuat Indonesia bisa dikatakan "wow"? Salah satunya adalah temuan, inovasi, ataupun keterlibatan ilmuwan Indonesia dalam penelitian yang hasilnya diakui dunia internasional.

Tahun 2012 ini, beberapa ilmuwan Indonesia berhasil memberikan sumbangan terbaik dalam ilmu pengetahuan. Setidaknya, ada empat temuan, inovasi, dan keterlibatan ilmuwan Indonesia yang membanggakan. Apa saja?

Temuan Tata Surya Tertua

Astronom Indonesia yang sempat berkarya lebih dari 10 tahun di Max Planck Institute for Astronomy, Heidelberg, Jerman, Johny Setiawan, menemukan tata surya tertua, berusia 12,8 miliar tahun, hanya 900 juta tahun lebih muda dari Big Bang.

Induk tata surya tersebut adalah bintang bernama HIP 11952 atau Sannatana (bahasa Sansekerta, berarti purba). Tata surya tersebut diketahui memiliki dua planet, masing-masing dinamai HIP 11952 b dan HIP 11952 c. Kedua planet adalah jenis planet gas raksasa.
Tata surya ini bisa dikatakan anomali. Kandungan logam pada bintang induk tata surya ini hanya 1 persen kandungan logam Matahari. Anggapan selama ini hanya bintang dengan kandungan logam tinggi yang bisa memiliki planet. Temuan ini menunjukkan planet yang mengorbit bintang miskin logam mungkin umum.

UAV Terbesar di Asia Berhasil Terbang Perdana

UAV terbesar di Asia, Josaphat Laboratory Large Scale Experimental Unmanned Aerial Vehicle (JX-1), berhasil dikembangkan oleh ilmuwan Indonesia, Josaphat tetuko Sri Sumantyo. Pengembangan dilakukan di Josaphat Microwave Remote Sensing Laboratory (JMRSL), Chiba University, Jepang.

JX-1 memiliki keunggulan sebab ukurannya sebesar 6 meter dan punya payload sensor hingga 30 kg. Ruang besar pada UAV dipersiapkan untuk menampung beragam macam sensor. JX-1 juga unggul sebab dirancang tembus gelombang mikro dengan material badan pesawat berkarakteristik mendekati udara.

UAV ini berhasil diterbangkan perdana pada 7 Juni 2012 di Fujikawa Airfield. UAV ini nantinya akan menjadi tulang punggung riset penginderaan jauh. Malaysia dan Jepang sudah meminati teknologi ini.

Ilmuwan Indonesia Memburu Partikel Tuhan

Salah satu lompatan terbesar dalam fisika partikel pada tahun 2012 adalah penemuan partikel yang "mirip" Higgs Boson (partikel Tuhan). Penemuan oleh Organisasi Riset Nuklir Eropa (CERN) ini diumumkan pada 4 Juli 2012 di Jenewa, Swiss.

Ilmuwan Indonesia, Suharyo Sumowidagdo, ternyata juga terlibat perburuan Higgs Boson. Ia terlibat dalam pengoperasian dan pemeliharaan detektor muon pada eksperimen Compact Muon Solenoid (CMS), salah satu eksperimen CERN untuk membuktikan eksistensi Higgs Boson.

Haryo adalah satu di antara segelintir fisikawan Indonesia yang menekuni fisika eksperimental. Lain dengan fisika teoretik, fisika eksperimental berupaya mencari keberadaan suatu partikel yang sudah dirumuskan dalam suatu teori.

Bayi Badak Sumatera "Andatu" Lahir

Indonesia punya prestasi dalam pembiakan badak Sumatera pada tahun 2012. Badak Sumatera bernama Andatu akhirnya berhasil dilahirkan dari pasangan badak jantan asal Kebun Binatang Cincinati, Andalas, dan badak Sumatera betina di Lampung, Ratu.

Keberhasilan pembiakan badak Sumatera telah ditunggu dunia selama 124 tahun. Badak Andalas selanjutnya akan dikawinkan lagi dengan dua badak betina lainnya. Keberhasilan konservasi badak Jawa selanjutnya ditunggu.


Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar

Hasil studi Murray Coz dari Massey university di Selandia Baru mengungkap bahwa perempuan Indonesia adalah nenek moyang penduduk Madagaskar. Studi dipublikasikan di jurnal Proceeding of the Royal Society B, 21 Maret 2012.

Kesimpulan diperoleh berdasarkan hasil studi DNA dari 2.745 orang Indonesia dari 12 kepulauan serta 266 etnis Malagasi. Data dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman di Indonesia turut mendukung studi ini.

Sejak lama, Indonesia diduga memiliki keterkaitan dengan Madagaskar. Dari sisi bahasa, bahasa Madagaskar mirip dengan bahasa Dayak Ma'anyan. Temuan ini membuat proses kolonisasi Madagaskar perlu dipikirkan kembali. 

(Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Jumat, 28 Desember 2012 | 13:16 WIB  Harian Kompas com)

Minggu, 30 Desember 2012

Temuan Peninggalan Arkeologi

Beragam peninggalan arkeologis dari masa manusia purba dan kerajaan Nusantara ditemukan tahun 2012. Di antara ragam penemuan, menurut Kompas.com terdapat  5 temuan  yang baru dan menonjol.

Seluruh temuan bisa menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki sejarah peradaban yang luar biasa, tak kalah dengan peninggalan Suku Maya yang sempat membuat geger. Apa saja peninggalan arkeologis Indonesia tahun ini? Berikut uraiannya.


Situs bersejarah di parkiran McDonalds

Situs bernama Ketawanggede ini sebenarnya sudah ditemukan dua tahun sebelumnya, tetapi belum didaftarkan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan. Lokasi situs ini di Jalan Mayjen DI Panjaitan, Lowokwaru, Malang, Jawa Timur.

Situs bersejarah tersebut menjadi petunjuk adanya candi besar dengan arsitektur Hindu-Buddha masa Kerajaan Singosari dan Majapahit di wilayah Sungai Brantas. Candi tersebut menjadi tempat pemujaan Dewa Siwa.


Candi langka di Pati

Reruntuhan bangunan candi ditemukan di wilayah Pati. Candi ini tergolong langka karena diperkirakan merupakan candi yang berasal dari abad ke-8 hingga ke-10 tetapi sudah menggunakan material bata merah. Candi ini juga diduga lebih tua dari Prambanan dan Borobudur.

Jejak Peradaban Hindu Abad IX - Susunan batu bata merah besar yang merupakan bagian dari bangunan candi hasil ekskavasi Balai Arkeologi Yogyakarta di Dukuh Buloh, Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (20/7/2012). Bangunan candi yang diperkirakan abad IX dan X tersebut merupakan rangkaian sejarah peradaban Hindu di pesisir utara Jawa Tengah. 

Penemuan candi ini juga merevisi dikotomi antara candi di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selama ini, ada anggapan bahwa candi di Jawa Timur berbahan bata merah dan Jawa Tengah berbahan batu. Nyatanya, candi yang ditemukan di Pati ini berbahan bata merah.


Kapal kuno situs Kota China Marelan

Ekskavasi oleh 30 peneliti sejak 30 April 2011 membuahkan penemuan pecahan kapal kuno di situs Kota China Marelan, Sumatera Utara. Diduga, pecahan itu adalah bagian dari kapal yang berasal dari abad ke-12. Umur artefak masih perlu dikonfirmasi.

Selain pecahan kapal, arkeolog juga menemukan keramik, manik-manik kaca, serpihan emas, dan tahi besi. Menurut para arkeolog, situs Kota China Marelan pernah menjadi pusat perniagaan pada abad ke-11.


Kapak purba di Pati

Artefak kembali ditemukan di situs Patiayam. Sepanjang tahun 2012, ditemukan beberapa artefak di situs ini, di antaranya alat tulang yang diduga digunakan manusia jenis Homo erectus untuk mencari umbi-umbian.

Warga dan pengelola Situs Patiayam menunjukkan temuan kapak perimbas manusia prasejarah dan sejumlah fosil hewan purba di Rumah Fosil Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (11/11/2012). Temuan itu semakin mengukuhkan keberadaan manusia prasejarah yang pernah tinggal di wilayah cekungan tak jauh dari Pegunungan Muria itu. 
 
Arkeolog juga menemukan kapak purba. Hal ini menunjukkan bahwa manusia yang mendiami situs Patiayam saat itu memiliki peradaban tinggi. Kapak genggam telah beberapa kali ditemukan di situs ini.


Banteng purba

Patiayam tidak hanya menyimpan artefak alat-alat yang digunakan manusia di masa lalu. Fosil banteng purba juga ditemukan di situs ini pada tahun 2012. Fosil itu diduga berasal dari masa 750.000 tahun lalu. Temuan ini menjadi petunjuk bahwa manusia dan hewan sudah hidup berdampingan di masa lalu.

Jumat, 28 Desember 2012

Tahun baru di Solo minus pesta kembang api

                                                                                                     
Tahun baru di Solo minus pesta kembang api
                                  ( pesta kembang api. REUTERS/Eduardo Munoz )



Bersamaan dengan diterapkannya car free night (CFN), Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan tidak ada pesta kembang api dalam perayaan tahun baru 2013. Pemkot menggantinya dengan pertunjukkan tari kolosal Jaran Kepang yang dibawakan 2.013 orang warga Solo.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Widdi Srihanto memastikan, jalan protokol di kota itu akan bebas asap kendaraan selama empat jam.

"Jalan utama yang membelah Kota Solo yakni Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman, pada malam tahun baru bebas dari kendaraan bermotor. Sepanjang jalan tersebut mulai pukul 21.00 WIB akan ditutup untuk kendaraan bermotor," ujar Widdi di Solo, Jawa Tengah, Jumat (28/12).

Sementara itu, pagelaran tari kolosal Jaran Kepang akan dilaksanakan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman atau di depan Balai Kota Solo. Pertunjukkan yang diikuti sebanyak 2.013 penari itu akan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB.

"Para penarinya kita sudah latih dari siswa-siswa sekolah SD hingga SMP dari wilayah eks-Karesidenan Surakarta. Selain tari kolosal Jaran Kepang, CFN juga diisi dengan kirab budaya dan panggung budaya di sembilan titik," lanjutnya.

Panggung-panggung hiburan rakyat akan disiapkan mulai dari kawasan Gladak Solo, Dalem Wuryaningratan, Sriwedari, Loji Gandrung, hingga kawasan Solo Center Point di Purwosari.

Sementara untuk acara kirab budaya diikuti sekitar 18 sanggar dan kelompok kesenian di Solo. Bentuk kesenian yang ditampilkan, mulai dari musik, hadrah, karawitan, serta kesenian daerah lain.

Reporter : Arie Sunaryo ( Jum'at 28/12/2012 21.11.00 )